Malaikat adalah makhluk gaib ciptaan Allah SWT dari cahaya (nur) yang senantiasa patuh, tidak pernah bermaksiat, serta menjalankan tugas masing-masing secara sempurna.
Malaikat adalah makhluk gaib yang diciptakan Allah dari unsur cahaya (nur), tidak seperti manusia dari tanah atau jin dari api.
Senantiasa patuh pada perintah Allah SWT, tidak pernah membangkang atau bermaksiat (QS. At-Tahrim: 6).
Malaikat bukan laki-laki mau pun perempuan, tidak makan, minum, tidur, atau memiliki hawa nafsu.
Diberi kemampuan oleh Allah SWT untuk menjelma menjadi manusia (seperti Jibril saat bertemu Rasulullah SAW).
Pemimpin para malaikat (Sayyidul Malaikah) yang bergelar Ruhul Qudus dan Ruhul Amin. Bertugas menyampaikan wahyu, syariat, dan petunjuk dari Allah SWT kepada para Nabi dan Rasul, termasuk Al-Qur'anul Karim kepada Nabi Muhammad SAW.
Mengatur dan membagikan rezeki kepada seluruh makhluk ciptaan Allah di muka bumi, seperti mengatur curahan hujan, embun, angin, serta kesuburan pepohonan dan tumbuh-tumbuhan.
Selalu bersiap memegang sangkakala menunggu perintah Allah SWT. Tiupan pertama akan membinasakan seluruh alam semesta (kiamat), dan tiupan kedua akan membangkitkan seluruh manusia dari alam kubur (Yaumul Ba'ats).
Dikenal dalam Al-Qur'an dengan sebutan Malakul Maut. Bertugas mencabut ruh/nyawa dari tubuh seluruh makhluk yang bernyawa bila batas ajalnya telah tiba atas ketetapan Allah.
Bertugas menguji dan menanyakan tiga pertanyaan pokok di alam barzakh (Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa nabimu?) kepada ruh manusia setelah dimakamkan di dalam kubur.
Mendampingi Malaikat Munkar di alam kubur. Bagi hamba yang beriman dan bertakwa, kedatangan kedua malaikat ini akan menjadi kabar gembira yang menenangkan jiwa.
Berada di sebelah kanan setiap manusia untuk mencatat setiap ucapan, niat baik, ibadah, dan amalan kebajikan sekecil apapun tanpa ada yang terlewatkan.
Berada di sebelah kiri setiap manusia untuk mencatat segala perbuatan dosa, maksiat, kebohongan, dan kejahatan yang dilakukan manusia selama hidup di dunia.
Pemimpin malaikat Zabaniyah yang bertugas menjaga dan mengawasi siksa di neraka. Berkarakter sangat tegas, patuh, dan tidak pernah tersenyum.
Penjaga pintu surga yang berpenampilan indah, ramah, dan penuh kelembutan. Bertugas menyambut orang-orang beriman yang berhak masuk ke dalam surga Allah SWT.