Panduan komprehensif penunjang pemahaman agama Islam mengenai pilar keimanan, tiang-tiang keislaman, rukun wudhu, serta rukun gerakan dalam shalat.
"Asyhadu an la ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah"
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah."
Gerbang utama masuknya seseorang ke dalam agama Islam. Merupakan pengakuan tauhid yang murni akan keesaan Allah SWT dan kerasulan Nabi Muhammad SAW yang harus diyakini dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dalam perbuatan sehari-hari.
Meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan Pencipta, Pemelihara, dan Pengatur alam semesta. Tiada sekutu bagi-Nya. Kita wajib mengesakan-Nya dalam beribadah (tauhid), nama-nama-Nya, dan sifat-sifat-Nya yang sempurna.
Meyakini keberadaan para Malaikat sebagai makhluk gaib ciptaan Allah dari cahaya (nur) yang senantiasa patuh, tidak pernah bermaksiat, dan memiliki tugas khusus masing-masing (seperti Jibril pembawa wahyu, Mikail pembawa rezeki, Izrail pencabut nyawa, dll).
Meyakini bahwa Allah telah menurunkan kitab-kitab suci kepada para Rasul-Nya sebagai pedoman hidup umat manusia. Kita wajib mengimani secara umum kitab terdahulu (Taurat kepada Musa, Zabur kepada Dawud, Injil kepada Isa) dan mengamalkan kitab pamungkas yang terjaga kesuciannya, yakni Al-Qur'anul Karim kepada Nabi Muhammad SAW.
Meyakini bahwa Allah telah mengutus manusia-manusia pilihan yang maksum (terjaga dari dosa) sebagai perantara pembawa ajaran tauhid. Kita wajib mencintai dan meneladani para nabi, khususnya 25 nabi yang disebutkan dalam Al-Qur'an, dengan Nabi Muhammad SAW sebagai penutup para nabi.
Meyakini bahwa kehidupan dunia ini fana dan akan berakhir dengan kehancuran total semesta (kiamat), dilanjutkan dengan kebangkitan seluruh manusia (Yaumul Ba'ats), pengumpulan di Padang Mahsyar, perhitungan amal (Hisab), timbangan amal (Mizan), jembatan Shirathal Mustaqim, hingga tempat abadi Surga atau Neraka.
Meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta iniโbaik atau burukโtelah direncanakan, diketahui, dan ditetapkan oleh Allah SWT sebelum penciptaan semesta dalam Lauhul Mahfuzh. Manusia wajib berikhtiar sungguh-sungguh, berdoa, kemudian bertawakal atas ketetapan-Nya.
Rukun wudhu adalah hal-hal pokok yang wajib dilakukan ketika berwudhu. Jika salah satunya ditinggalkan, maka wudhu tersebut tidak sah.
Memasang niat wudhu dalam hati bersamaan dengan mulai membasuh wajah.
Membasuh seluruh permukaan wajah secara merata, mulai dari batas tumbuhnya rambut kepala atas hingga dagu bawah, dan dari telinga kanan hingga kiri.
Membasuh tangan kanan dan kiri secara merata hingga melewati siku.
Mengusap atau menyapu minimal sebagian rambut kepala dengan air.
Membasuh kaki kanan dan kiri secara merata hingga melewati kedua mata kaki.
Melakukan gerakan-gerakan wudhu di atas secara berurutan tanpa mendahulukan yang akhir.
Wajib dilaksanakan secara berurutan dan tenang (tuma'ninah) agar shalat yang kita dirikan bernilai sah di sisi Allah SWT.
Menghadirkan kesadaran di dalam hati tentang jenis shalat yang akan didirikan.
Berdiri tegak lurus menghadap Kiblat. Jika sakit atau tidak mampu, diperbolehkan shalat sambil duduk, berbaring miring, atau isyarat.
Mengucapkan kalimat takbir 'Allahu Akbar' di awal dimulainya shalat.
Membaca Al-Fatihah dengan benar tajwid dan makhrajnya pada setiap rakaat.
Membungkukkan badan dengan posisi punggung datar, memegang lutut, disertai tuma'ninah (diam sejenak minimal selama membaca tasbih).
Bangkit kembali tegak berdiri setelah ruku' dengan tenang (tuma'ninah).
Menempelkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan jari-jari kaki ke lantai pada setiap rakaat dengan tuma'ninah.
Duduk iftirasy di antara sujud pertama dan kedua dengan tenang (tuma'ninah).
Duduk tawarruk pada rakaat terakhir menjelang salam.
Membaca bacaan tasyahud akhir saat posisi duduk tasyahud akhir.
Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW setelah membaca tasyahud akhir.
Mengucapkan 'Assalamu'alaikum warahmatullah' sambil memalingkan wajah ke kanan sampai terlihat pipi dari belakang.
Melaksanakan semua rukun shalat di atas secara berurutan sesuai aturan.